in

Pengertian Permainan Tradisional dan 5 Jenis Permainan Tradisional serta Manfaatnya Untuk Anak

Congklak Salah Satu Jenis Permainan Tradisional
Congklak Salah Satu Jenis Permainan Tradisional foto: pixabay.com

Permainan Tradisional merupakan permainan yang biasa dimainkan anak anak pada zaman dahulu nah jika anak anak sekarang mainananya gadget seperti Smartphone dan Tablet maka bisa dikatakan itu bukan mainan tradisional melainkan permaianan moderen, Itu menurut penulis ya lalau apa kata ahli mengenai permainan tradisional.

Menurut situs repository.ump.ac.id Permainan tradisional adalah suatu aktifitas bermain yang dilakukan oleh anak-anak sejak zaman dahulu dengan aturan-aturan tertentu guna memperoleh kegembiraan. Permainan tradisional memiliki kandungan nilai dan manfaat yang tersimpan di dalamnya dan dapat memberikan efek positif bagi siapa saja yang memainkannya.

Sayangnya saat ini banyak anak anak yang sudah mulai tidak memainakan permainan tradisional karena perkembangan zaman yang semakin canggih, membuat anak lebih suka menghabiskan waktunya untuk memainkan gadget di dalam rumah.

Seperti dikutip dari tirto berikut ada 5 Jenis Permainan Tradisional & Manfaatnya bagi anak yang memainkanya.

1. Congklak

Coklak merupakan jenis permainan tradisional yang dimainkan dengan menggunakan media papan lekung yang berbentuk panjang dalam permainan ini menggunakan biji-bijian sebagai alat untuk memulai permainan.

Biji ini bisa berupa kerang dan menggunakan biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan. Permainan coklak ini dimainkan oleh dua orang.

Terdapat 16 buah lubang, terdiri atas 14 lubang kecil yang saling berhadapan dan 2 lubang besar di keduanya sisinya.

Lubang besar sisi kanan dan kiri masing-masing dianggap sebagai milik pemain. Cara memainkan permainan coklak, setiap lubang diisi dengan biji.

Manfaat – Melatih otak kiri dan otak kanan untuk berpikir – Melatih anak mencari strategi terbaik agar bisa mengumpulkan biji sebanyak mungkin – Meskipun permainan congklak terlihat sederhana, namun otak kiri dan otak kanan selalu aktif memainkan permainan ini dan melatih otak untuk berpikir.

2. Engklek

Jenis permainan ini biasanya sering dimainkan oleh anak-anak perempuan.

Permainan ini hanya menggunakan gambar pola yang berbentuk kota atau bulat. Tidak ada batasan jumlah pemain dalam permainan ini hanya saja tergantung kesepakatan bersama para pemain.

Setiap pemain wajib memiliki satu batu datar yang berfungsi sebagai loncatan pertama. Cara memainkan permainan ini dimulai dari salah satu pemain yang melempar batu atau ucak melompat ke dalam kotak.

Pemain dilarang melompati kotak yang terisi batu, pemain harus melewati kotak yang terisi batu dengan melompat. Permainan akan berakhir jika salah satu pemain telah melewati semua kotak.

Manfaat – Melatih gerak fisik anak, permainan engklek ini sangat mendukung tumbuh kembang anak dan mendukung ketangkasan kinetiknya – Melompat akan berusaha untuk mengimbangkan badan dengan melompat menggunakan satu kaki. Lompatan yang dilakukan dapat membantu anak untuk proses metabolisme didalam tubuh. – Membantu membakar kalori anak, anak dapat bergerak aktif sehinggadapat mencegah obesitas sejak dini

3. Gebok

Permainan ini bisa dimainkan oleh anak perempuan dan anak laki-laki yang terdiri dari dua kelompok.

Memainkan permainan gebok hanya dengan menggunakan bola tenis dan susunan batu atau pecahan genteng. Sebelum memulai permainan, terlebih dahulu tentukan kelompok mana yang akan menjadi penjaga awal dan kelompok yang dikejar dengan melakukan suit.

Untuk kelompok yang berjaga awal harus segera menangkap bola secepatnya setelah tumbukan batu rubuh oleh kelompok yang dikejar. Jika bola yang ditembak berhasil menyentuh lawan, maka kelompok yang anggotanya tersentuh bola menjadi penjaga tumpukan batu.

Permainan ini sama dengan jenis olahraga softball dan baseball dibutuhkan kerja sama antar tim agar dapat mencapai hasil.

Cara memainkannya dilakukan oleh dua kelompok menggunakan bola tenis sebagai alat untuk menembak lawan dan tumpukan batu untuk disusun. Jika berhasil menumpuk batu tersebut dengan cepat tanpa terkena pukulan bola maka kelompok tersebut memenangkan permainan.

Manfaat – Membantu tingkat kecerdasan emosional anak – Melatih anak bersikap lebih sportif sejak dini – Melatih anak bekerja sama dalam satu kelompok

4. Perepet

Jengkol Permainan ini hampir sangat jarang dimainkan lagi oleh anak-anak bahkan nama permainannya saja belum tentu mereka mengetahuinya.

Permainan tradisonal ini dapat dimainkan oleh 3 hingga 4 anak. Prepet jengkol dapat dimainkan oleh perempuan dan laki-laki.

Cukup sederhana memainkan permainan ini tetapi membutuhkan ekstra kesabaran. Cara memainkan permainan ini dilakukan dengan berdiri sambil berpegangan tangan dan membelakangi badan. Kaki dari para pemain perepet jengkol akan saling berkaitan dari arah belakang.

Setiap pemain harus berkonsentrasi penuh untuk menjaga keseimbangan kelompok mereka agar tidak terjatuh. Setelah semua anggota kelompok siap pegangan tangan antar pemain pun mulai dilepaskan.

Setelah pegangan tangan dilepaskan, maka para pemain akan berputar ke kiri dan kanan yang akan diberi aba-aba oleh satu orang atau dari sang dalang.

Permainan ini tidak harus menentukan siapa yang menang dan kalah, permainan ini bertujuan untuk bersenang-senang dan dinyanyikan saat terang bulan.

Manfaat – Merangsang pertumbuhan anak dengan daya kreativitasnya saat menyanyikan lagu yang akan dimainkan dalan permainan ini – Motorik anak dan keseimbangan anak dalam menjaga tubuhnya agar tidak terjatuh juga sangat bermanfaat untuk anak

5. Engrang

Permainan tradisional terbuat dari bambu dengan ukuran yang lebih tinggi dibandingkan pemainnya.

Bambu dibentuk menyerupai dengan tangga yang hanya menggunakan satu kaki. Untuk memainkan permainan ini tentu saja dibutuhkan keseimbangan yang baik agar bisa berdiri dengan sempurna.

Terdapat dua pasang engrang yang akan digunakan oleh pemain. Pemain akan menaikan kakinya ke atas anak tangga engrang dan kemudian akan berjalan. Pemain ini akan naik di atas bambu dengan tangan berpegangan pada ujung bambu bagian atas.

Kemudian, pemain engrang akan berjalan dan berlomba dengan pemain lainnya siapa yang cepat dialah pemenangnya.

Manfaat – Permainan tradisonal membuat anak menjadi lebih kreatif karena anak dapat menentukan laju permainan engrang – Membuat keseimbangan tubuh anak menjadi lebih terjaga – Menumbuhkan keceriaan bagi setiap pemain yang memainkannya

Cara Sehat Konsumsi Mie Instant

Jangan Diremehkan, Seperti ini Cara Sehat Konsumsi Mie Instan

5 Jenis Tanaman Hias Paling Populer dan Mudah ditanam