• in

    Cewek ini Pura-Pura Pingsan Saat Kena Tilang, Endingnya Berakhir Lucu!

    Tingkah aneh pengendara ketika kena tilang memang bermacam-macam.

    Berbagai trik dilakukan agar tidak ditilang oleh polisi dan justru menjadi hal unik yang menarik perhatian netizen.

    Banyak kasus serupa terekam dan menyebar di Internet, seperti pria yang mengaku polisi dan pria yang pura-pura bisu.

    Namun, pada akhirnya trik tersebut malah ketahuan, sama halnya dengan trik yang dilakukan oleh gadis ini.

    Dilansir Grid.ID, melalui akun Facebook Yuni Rusmini dibagikan video yang diunggahnya Selasa (14/2/2018).

    Dalam video yang diunggahnya tersebut terlihat seorang anak gadis tengah pingsan berhadapan dengan polisi.

  • in

    Sedih Banget, Cowok ini ditinggal menikah padahal Udah 10 tahun pacaran

    Jodoh memang merupakan rahasia Tuhan. Kehadirannya tak bisa ditebak dan dipastikan. Segala rencana yang sudah kamu persiapkan dengan pujaan hati untuk menata masa depan bersama, bisa saja tak sesuai dengan kenyataan yang sudah menjadi ketetapan Tuhan.

    Kamu pasti sering mendengar cerita orang-orang yang sudah merajut asmara selama bertahun-tahun harus kandas di tengah jalan karena berbagai faktor. Misalnya mereka yang harus merelakan sang mantan meski sudah dipacari bertahun-tahun tapi endingnya harus duduk di pelaminan dengan orang lain.

    Ya, itu artinya seberapa lama kamu menjalin hubungan dengan seseorang, tetap tak bisa dijadikan jaminan untuk bisa melangkah hingga pelaminan.

    Cerita tersebut juga dialami oleh seorang pria yang kisahnya diunggah oleh akun Facebook bernama Tio Ernanda. Dalam unggahan tersebut, akun itu mengunggah beberapa foto perjalanan kisah asmara seorang pria bernama Deddy Setiawan dengan sang pujaan hati yang sudah terjalin sejak tahun 2008 silam.

  • in

    Mbah Arjo Manusia Tertua di Indonesia, 17 Anaknya Sudah Meninggal, Begini Caranya Bertahan Hidup

    Ternyata, banyak orang Indonesia yang usianya lebih dari 100 tahun. Salah satunya, mbah Gotho, pria asal Sragen, Jateng.

    Sebelum tutup usia pada 30 April 2017 lalu, ia sempat merayakan Ultah-nya yang ke-146 tahun.

    Satu lagi, kakek yang dikabarkan usianya tertua saat ini adalah mbah Arjo Suwito.

    Meski tak ada bukti tertulis atau kesaksian orang lain, namun kakek asal Dusun Sukomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar ini mengklaim usianya sudah 200 tahun lebih.

    Namun, data di balai desanya, ia tercatat kelahiran 1825.

    Saat ini, ia hidup bersama anaknya, Ginem (53). Katanya, Ginem itu anaknya yang ke-18, dari istrinya yang keenam.

    Sejak tahun 1990-an, mereka tinggal di lereng Gunung Kelud atau tepatnya, di Gunung Gedang.

    Dari puncak Gunung Kelud itu, tempat mbah Arjo berjarak sekitar 10 kilometer.

    Untuk menuju ke lokasi itu, tak mudah karena jalannya cukup sulit, dengan melalui perkebunan pohon Karet, yang masuk wilayah perhutani (BKPH Wlingi).

    Makanya, itu harus ditempuh dengan sepeda motor yang sudah dimodifikasi seperti trail.

    Jika mau ke tempat itu, rutenya harus melalui Kecamatan Talun, kemudian ke arah utara sekitar 12 kilometer yang sudah masuk Kecamatan Gandusari.

    Dari Kecamatan Gandusari itu, harus ditempuh menggunakan sepeda motor trail, dan melalui dua desa.

    Yakni, Desa Gandusari dan Gandungan.

    Setelah melalui medan yang sulit sepanjang 7 km, itu baru sampai ke tempat mbah Arjo.

    Tempat mbah Arjo itu lebih dikenal dengan Candi Wringin Branjang karena ada candi yang diperkirakan peninggalan Kerajaan Majapahit.

    Bahkan, candi yang bangunannya mirip Candi Penataran itu disebut-disebut, yang menemukan pertama kali adalah mbah Arjo tahun 1990.

    Saat itu, mbah Arjo baru sebulan menghuni lokasi itu, dan menemukan bangunan, yang terpendam tanah pegunungan.

    Ditemui Minggu (14/1) pukul 09.00 WIB, ia sedang duduk di dalam rumahnya. Rumah mbah Arjo, sangat tak layak karena lebih mirip gubuk, dengan ukuran 3 x 4 meter.

    Dindingnya berasal dari bambu (gedek), namun sebagian belum dianyam dan cukup dipaku. Atapnya terbuat dari alang-alang bercampur jerami.

    “Sejak saya tinggal di sini (1990-an), ya ini rumah saya. Ini saya tempati dengan anak perempuan saya,” tutur Mbah Arjo, yang bicaranya masih lancar namun mengaku sudah setahun agak susah jalan.

    Sejak tak bisa jalan itu, ia tak bisa beraktivitas apapun.

    Bahkan, mulai berak, atau kencing, itu ia lakukan di atas tempat tidurnya, yang terbuat dari bambu, dengan tikar pandan, yang kondisinya sudah kusam.

    Meski hidup di tengah hutan, namun ia mengaku tak kesulitan air bersih atau kebutuhan makan lainnya.

    Sebab, di dekat tempat tinggalnya, ada kali, yang airnya cukup jernih.

    Untuk makanannya, ia mengandalkan sayur yang ditanam sendiri, seperti daun singkong, dan bayam.

    Sementara, berasnya, ia mengaku mendapat jatah beras raskin.

    “Kalau nggak dapat jatah beras, ya saya sudah biasa cukup minum air putih saja,” paparnya.

    Ditanya usianya berapa? Mbah Arjo mengaku sudah 200 tahun.

    Soal tahun kelahirannya, ia mengaku lupa dan hanya ingat harinya.

    Yakni Selasa Kliwon (pada Subuh). Ia kelahiran Desa Gadungan, yang berjarak sekitar 8 Kilometer dari tempatnya sekarang ini.

    “Kalau dikait-kaitkan dengan peristiwa jaman dulu soal masa kecil saya, ya saya sudah lupa. Namun, ketika jaman penjajah Jepang, saya sudah beristri yang keenam kali. Sebab, kelima istri saya itu meninggal dunia, sehingga saya menikah lagi, dan dapat istri orang Ponorogo, namanya Suminem. Ia meninggal dunia ketika Indonesia Merdeka,” paparnya.

    Sebanyak enam kali menikah itu, ia mengaku dikaruniai 18 anak.

    Namun, 17 anaknya sudah meninggal dunia, dan tinggal satu, Ginem, yang hidup bersamanya.

    Ia menuturkan, dari istri pertamanya, Sumini, warga Desa Pehpulo, Kecamatan Wates (Kab Blitar), ia punya anak satu, namun sudah lama meninggal.

    Istri keduanya, Tuminem, asal Desa Semen, Kecamatan Gandusari, punya anak empat, juga sudah meninggal semua.

    Dengan istri ketiga, Paijem, asal Desa Ngambak, Gandusari, punya anak empat, juga sudah meninggal. Istri keempat, Tumila, asal Pacitan, punya anak empat, juga sudah meninggal semua.

    Untuk istrinya yang kelima, Tukinem, asal Ponorogo, tak dikaruniai anak, baru dari istrinya yang ke enam, Suminem, asal Ponorogo, dikaruniai empat anak.

    Namun, ketiganya sudah meninggal dan tinggal Ginem, yang kini berusia 53 tahun. Hanya saja, ia saat ini mengalami keterbelakangan mental.

    Widodo, Kades Gadungan, menuturkan, sebelum tinggal di komplek Candi Wringi Branjang, mbah Arjo itu warga desanya. Namun, sejak menemukan candi itu, ia ingin tinggal di situ, dengan mendirikan gubuk.

    “Kalau data di kependudukan desa kami, mbah Arjo itu tercatat kelahiran Desa Gadungan, pada 19 Januari 1825. Kalau data pendukungnya, ya nggak ada.

    Cuma, kakek saya, mbah Mawiro Pradio, yang kelahiran 1918 saja, memangil mbah arjo itu kakek.

    Berarti bisa dibayangkan, kalau mbah Arjo sudah sangat tua. Mbah saya itu baru meninggal tahun 1990 lalu,” ungkap Widodo yang usianya baru 48 ini.

    Entah apa kelebihannya, namun sejak mbah Arjo menemukan candi itu, dan tinggal di dekat candi itu, hampir ada tamu yang datang setiap hari-hari tertentu.

    Lebih-lebih, setiap malam 1 Suro, menurut Widono, mbah Arjo selalu kebanjiran tamu. Tak hanya dari Blitar, namun dari berbagai daerah, seperti Jogjakarta, Ponorogo, Pacitan, bahkan Jakarta.

    Mereka melakukan ritual di gubuknya mbah Arjo, seperti melekan.

    “Biasanya para tamunya lapor ke desa, bahkan perangkat kami seringkali yang mengantar tamu-tamunya mbah Arjo. Kalau ada melek-an 1 Suro, malah kami yang meminjami genset karena tempat tinggalnya belum terjangkau listrik,” tuturnya.

    Bahkan, tamunya tak hanya kalangan orang biasa, tak sedikit para pengusaha dan para pejabat.

    Salah sattunya adalah Heri Noegroho, Bupati Blitar dua periode, mulai 2005-1015. Meski tamunya banyak orang berduit, namun kehidupan mbah Arjo tetap sederhana.

    Buktinya, hanya sekadar beli beras saja, tak mampu sering sehingga sering tak makan.

    “Bahkan, saya tahu sendiri, pernah diberi uang oleh seorang pejabat, yang dibantunya, namun mbah Arjo tak mau. Malah si pejabat itu diberi uang dollar, yang bentuknya masih baru, dan asli. Oleh pejabat itu, dollar itu diterimanya,” tutur Widodo.

    Heri Noegroho, mengaku mengenalnya dengan baik. Itu karena ia kagum dengan kesederhaan mbah Arjo.

    “Dulu (saat masih jadi bupati), saya memang sering ke sana, dengan naik sepeda motor.

    Selain ada kepentingan tersendiri dengan mbah Arjo, juga sekalian ingin mengenalkan destinasi wisata, yakni candi penemuan mbah Arjo (Candi Wringin Branjang) itu,” tuturnya, Minggu (14/1).

    Kalau soal usia mbah Arjo, Heri Neogroho mengaku tak tahu pasti, namun ia yakin sudah 100 tahun lebih.

    Dari sosok mbah Arjo, Heri mengaku banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik. Selain sederhana, ia bisa bertahan hidup di lereng pegunungan, dengan hanya makan seadanya.

    “Mungkin, dengan kondisinya seperti itu, ia jadi awet hidup karena tak berpikiran macam-macam,” ujarnya.

    Mbah Arjo mengaku, selama hidupnya, ia mengalami enam kali Gunung Kelud itu meletus.

    Namun, ia lupa tahunnya.

    Dari enam kali meletus itu, menurutnya, yang paling dashyat tahun 1990 atau saat itu dirinya sudah tinggal di lereng gunung tersebut.

    Namun demikian, ia tak mau dievakuasi dan tetap tinggal di gubuknya itu bersama anaknya.

    “Padahal saat itu, ketebelan abunya di desa kami saja sampai 1 meter. Namun, ketika mbah Arjo mau dievakuasi, nggak mau. Malah bilang, saya nggak usah dievakuasi karena saya sudah kenal semua dan teman saya di sini banyak. Padahal, di gubuknya itu, ia hanya tinggal berdua dengan anaknya, namun katanya temannya banyak,” papar Widodo.

    Baru saat terjadi letusan Genung Kelud tahun 2014 lalu, papar Widodo, terpaksa mbah Arjo dan anaknya, dievakuasi paksa meski menolaknya.

    Memang, warga tak khawatir, kali lahar yang ada di depan gubuk rumahnya itu meluap sampai ke gubuknya, cuma yang ditakutkan, ia terkena imbas dari letusan itu.

    “Katanya, saya nggak usah dibawa pergi, wong di sini saya sudah ada yang memayungi. Tapi, kami nggak tega, ya saat itu kami ke balai desa,” ungkapnya.

    Meski mbah Arjo mengaku tak pernah pergi ke mana-mana, namun bukan berarti tak punya pengalaman hidup yang berharga.

    Hanya saja, itu jarang diceritakan ke orang karena dianggap tak perlu. Misalnya, dulu semasa jaman perjuangan, ia mengaku sering bertemu Bung Karno, dan Supriadi, Pahlawan pembela tanah air (PETA).

    Saat itu, ia masih tinggal di Dusun Sukomulyo, Desa Gadungan. Oleh Bung Karno dan Supriadi, ia disuruh menemaninya saat melakukan ritual di lerang Gunung Gedang, yang kini berdiri bangunan gubuknya itu.

    “Saat itu, saya sudah tua, bahkan Pak Karno dan Pak Supriadi, masih jejaka, sehingga kalau memanggil saya, mbah,” papar mbah Arjo.

    Katanya, dirinya bisa kenal dengan Bung Karno dan Supriadi, melalui kontak batin. Akhirnya, mereka bertemu pada suatu malam, dan disuruh menemani ritual di lereng Gunung Kelud itu.

    “Kalau ritual, saya hanya duduk di sampingnya, sampai terdengar ayam berkokok. Namun, antara pak Karno dan Pak Supriadi, seingat saya tak pernah melakukan ritual bersama di sini. Saat itu, saya lupa sedang terjadi peristiwa apa di Indonesia, namun sepertinya belum kemerdekaan,” paparnya, yang mengaku saat masih sering ketemu Bung Karno itu dirinya sudah menikah enam kali.

    Menurut mbah Arjo, saat Bung Karno sering ritual di tempatnya itu dulu, kondisinya masih hutan belantara, bahkan masih banyak binatang buas.

    Tempat duduk yang dipakai ritul Bung Karno itu, kini letaknya di dalam gubuknya itu.

    Dari pengalaman spritualnya itu,ia akhirnya meninggalkan kampungnya dan tinggal di sebuah gubuk di tempat itu tahun 1990.

    “Selama tinggal di sini, saya memang sering bermimpi, bertemu Pak Karno. Bahkan, dalam mimpi saya itu, Pak Karno sering berkunjung ke sini,” ujarnya,.

    Ditanya soal tips hidupnya, dalam usia segitu kok masih sehat? Ia mengaku tak punya tips apa-apa. Cuma, ia pernah makan ikan karena memang tak ada ikan. Setiap hari, ia hanya makan sayuran, yang ditanam sendiri, dan banyak minum air putih.

    “Pesan saya, jangan banyak pikiran. Agar tak selalu kepikiran, jangan menyakiti orang, supaya tak jadi beban. Seperti saya tinggal di sini ini, siapa yang saya sakiti wong tak ada orang lain, selain anak saya,” ujarnya.

    Selama hidupnya, ia mengaku baru setahun ini measakan sakit pada kakinya. Kedua kakinya tiba-tiba tak bisa digerakkan. Sebelumnya atau setahun lalu, ia masih bisa menyangkul atau menanam sayur-sayuran, seperti bayam, mencari kayu bakar, mandi ke kali sendiri, yang ada di belakang rumahnya.

    Namun, saat ini segala kebutuhannya, dilayani anaknya.

    “Saya ini nggak pernah sakit, bahkan pilek (flu) saya nggak pernah. Soal makanan, ya seadanya, wong saya sering puasa, karena memang keadaannya tak ada yang dimakan lebih. Kecuali, minum air putih, dan makan apa yang ada,” pungkasnya.

    Sumber: TribunJatim

  • in

    Lebih Bahaya dari Rokok! Ternyata “10 Makanan yang Kita Makan Sehari-hari” Ini Pemicu Kanker Terbesar Loh! #5 Waduh, Banyak Yang Suka Banget Makan Ginian!

    Semua orang tahu betapa pentingnya kesehatan. Pentingnya makan makanan sehat, dan berolahraga. Namun, di zaman modern ini semakin banyak makanan yang kita beli mengandung zat penyebab kanker.

    Statistik menunjukkan bahwa tahun lalu hampir 1,5 juta orang didiagnosis terkena kanker. Berikut adalah beberapa informasi lebih lanjut tentang sepuluh makanan yang semua orang makan setiap hari dan yang mengandung karsinogen.

    1. Tomat kalengan

    Lapisan dalam semua makanan kaleng mengandung bisphenol-A (BPA). Hal yang sama berlaku untuk tomat kalengan. Itulah mengapa Anda harus membeli botol kaca atau memasak tomat segar, bukan yang kalengan.

    2. Salmon hasil pembibitan

    Ikan seharusnya menjadi salah satu yang paling sehat dari tawaran makanan alam. Namun, salmon hasil ternakan adalah jenis ikan yang harus anda hilangkan dari diet Anda. Karena lebih dari 60 persen dari ikan salmon di Amerika rerata merupakan ikan ternak.

    Salmon diternakkan ini terkontaminasi dengan berbagai pestisida, antibiotik, bahan kimia dan agen penyebab kanker lainnya. Selanjutnya, ikan ini tidak alami bila dimakan, jadi kita semua harus diingat bahwa salmon hasil ternak harus dihindari sebisa mungkin.

    Lebih baik bagi Anda untuk membeli salmon kalengan atau mencari label di toko kelontong yang akan mengkonfirmasi bahwa ikan yang Anda beli adalah benar-benar salmon liar.

    3. Daging olahan

    Banyak orang yang sudah akrab dengan fakta bahwa daging olahan seperti kornet, sosis, dan daging olahan lainnya penuh bahan aditif dan bahan kimia, termasuk natrium nitrat, yang ditambahkan untuk membuat mereka terlihat segar dan menarik. bahan ini sangat berbahaya.

    4. Minuman soda

    Hal ini telah dikonfirmasi sekali lagi dalam studi terbaru yang dipublikasikan dalam American Journal of Nutrition. Minuman soda pop mengandung sejumlah besar gula dan kalori yang bertanggung jawab untuk meningkatkan berat badan Anda.

    5. Popcorn

    Microwave popcorn atau jagung meletak sangat berbahaya karena mengandung bahan kimia yang menyebabkan banyak ruam kulit dan masalah perut.

    Juga mengandung minyak kedelai, produk GMO, serta berbagai aditif lainnya. Produsen popcorn tidak akan memberitahu Anda bahwa mereka menggunakan kernel GMO jagung karena fakta bahwa klaim pemerintah mengatakan bahwa mereka tidak perlu.

    6. Makanan yang sangat asin, acar, atau makanan asap.

    Dalam kelompok ini adalah makanan yang mengandung pengawet, nitrat dan nitrit. Misalnya, makanan asap, seperti daging asap, dan ikan bakar, yang merupakan hasil dari asap.

    Beberapa jenis daging olahan, termasuk daging asap, bacon, bologna, sosis, dan daging lainnya bahkan lebih berbahaya karena mengandung jumlah besar garam dan lemak.

    7. GMO

    GMO, atau organisme hasil rekayasa genetika adalah makanan yang sarat bahan kimia karena fakta bahwa keduanya tumbuh dan dimodifikasi oleh bahan kimia yang berbeda.

    8. Keripik kentang

    Kebanyakan orang yang akrab dengan fakta bahwa kentang chip sangat tinggi kalori dan lemak. Selain itu, keripik kentang penuh aditif dan warna, rasa buatan dan bahan berbahaya lainnya bahwa tubuh kita tidak perlu sama sekali.

    Selain itu, keripik kentang digoreng pada suhu yang sangat tinggi sehingga mereka terlihat tegas. Tapi ini membuat mereka sangat berbahaya, karena selama proses ini, suatu zat yang dihasilkan, disebut akrilamida, agen karsinogen hadir.

    9. Gula halus

    Sel-sel kanker berkembang pada gula halus. Yang berarti bahwa dengan mengkonsumsi gula halus, Anda memberikan sel-sel ini dengan makanan ideal mereka untuk pertumbuhan dan perkembangan. Mereka juga akan memiliki lonjakan kadar insulin dalam tubuh.

    Menurut pemenang Nobel Jerman di kedokteran dari 1931, Otto Warburg, kanker dan tumor menggunakan gula untuk memberi makan diri mereka sendiri dan untuk tumbuh lebih besar. Ini berarti bahwa gula halus adalah salah satu alasan bahwa tingkat tumor sedang meningkat saat ini.

    10. Daging merah masih mentah

    Menurut studi terbaru, daging mentah merah saat dimakan memiliki prinsip berbahaya karena dapat menyebabkan kanker usus besar. Di Amerika Serikat, penelitian dilakukan yang mencakup hampir 150.000 orang berusia antara 50 dan 74, dan itu menunjukkan bahwa pemanfaatan jangka panjang daging merah menaikkan jumlah keganasan usus didirikan di subyek berkonsentrasi pada.

    Pastikan Anda menghindari makanan ini sebanyak mungkin dan membeli lebih banyak makanan organik dan sehat sebagai gantinya. Ini akan membantu Anda dan keluarga Anda hidup lebih lama, lebih baik, dan hidup lebih bahagia.

    Sumber: Masterberita

  • in

    Beda Abis! Ini Lho Perbandingan Makeup Indonesia dan Korea

    Gaya makeup setiap orang memang selalu berbeda-beda. Ada yang lebih menyukai tampilan natural seperti para perempuan Korea, ada pula yang lebih suka tampil dengan makeup yang bold seperti halnya para perempuan Indonesia. Kira-kira apa yah yang membedakan gaya ber-makeup para perempuan tersebut. Simak di bawah ini yuk!

    1. Riasan Mata

    Instagram/@raffinagita1717/Korean Boo

    Riasan mata yang dramatis lengkap dengan bulu mata palsu nampaknya masih jadi pilihan banyak orang Indonesia. Sedangkan riasan mata natural yang hanya dilengkapi dengan penggunaan maskara jadi andalan para perempuan di negeri ginseng.

    2. Base Makeup 

    Instagram/@prillylatuconsina96/Korea Boo

    Base makeup yang terlihat matte memang jadi andalan banyak orang, terutama para perempuan Indonesia. Kalau perempuan Korea lebih suka menonjolkan muka yang terlihat mulus dan bercahaya dengan dewy makeup yang kerap jadi andalan mereka.

    3. Alis

    Instagram/@nikitawillyofficial94/Pinterest.com

    Perempuan Korea dikenal dengan alis lurusnya yang membuat wajahnya terlihat lebih cantik natural dan manis. Sedangkan perempuan Indonesia cenderung memilih alis on fleek yang tebal dan berbentuk tegas. Kalau kamu lebih suka alis yang seperti apa?

    4. Bibir

    Instagram/@aurelie.hermansyah/Soompi

    Lip cream mulai dari warna nudemauve, hingga yang bold seperti ungu atau merah masih jadi favorit perempuan Indonesia. Nggak heran, mengaplikasikan lipstik memang bisa membuat penampilan terlihat lebih menawan dalam sekejap. Kalau perempuan Korea tetap setia dengan penampilan naturalnya. Oleh karena itu mereka lebih menyenangi lip tint, lipstik pink, atau ombre lips.

    5. Penggunaan blush 

    Instagram/@raisa6690/Gram Union

    Wajah yang merona memang akan terlihat lebih cantik. Untuk itu, aplikasi blush hampir tidak pernah dilewatkan oleh para perempuan Indonesia ketika berdandan. Tak ketinggalan, contouring pun ikut melengkapi riasan wajah agar semakin memukau. Untuk perempuan Korea, mereka lebih senang tampil alami. Jika menggunakan blush pun, mereka akan mengaplikasikannya sangat tipis agar terkesan alami.

    Kalau kamu lebih suka gaya makeup yang mana?

    Artikel Asli

  • in

    Duh!!, Ngeri! Ajal Langsung Menjemput Tak Lama Usai Foto-foto Ini Diambil

    Dalam beberapa foto berikut ini yang menyimpan kisah mistisnya sendiri, dilansir dari laman Tribunnews.com, Rabu (8/11/2017).

    .

    Di zaman di mana status di media sosial menjadi kebutuhan yang paling mendasar seperti sekarang ini, tampaknya bukan hal yang aneh lagi jika seseorang mengabadikan foto selfie-nya ketika tengah melakukan sesuatu. Itulah yang dilakukan seorang wanita muda, Courtney Sandford.

    Ia mengambil foto selfie dirinya ketika tengah berkendara di jalanan di area rumahnya. Bukan hanya sekali, namun Courtney mengambil beberapa foto dengan kamera ponselnya. Dan sungguh tragis, ketika ia berniat mengunggah foto, mobil yang ia kendarai menghantam truk. Ia pun tewas seketika.

    Tak jauh berbeda dengan Courtney. Nasib serupa menghampiri Ramon Gonzales, seorang rapper terkenal asal Puerto Rico. Ketika itu ia dalam perjalanan menuju lokasi pemotretan. Lalu di tengah jalan ia memutuskan berselfie ria. Malang, ia kehilangan kendali atas motornya dan menabrak mobil.

    Untuk seorang remaja tanggung, menjadi terkenal secara instan memang impian yang ingin mereka capai. Itulah yang dialami Xenia, gadis asal Rusia yang harus mati mendadak akibat ulah konyolnya tanpa memikirkan akibat yang akan menantinya di depan.

    Xenia hanya ingin menunjukkan kepada orang lain jika dirinya tidak mengenal rasa sakit. Ia menaiki sebuah jembatan kereta api. Namun belum sampai di atas, ia tersandung dan jatuh dari ketinggian 30 kaki. Jika tangannya tak meraih kabel listrik bertegangan 1.500 volt saat jatuh, mungkin ia selamat.

    Pernahkan Anda membayangkan kehidupan di film-film Hollywood maupun novel-novel thriller, sehingga berharap hal itu ada di dunia nyata? Meredith Ketcher sama sekali tak menduga foto dirinya saat berdandan dengan kostum Halloween harus berakhir dengan kematian lantaran dibunuh psikopat.

    Lalu pada foto menjelang kematian selanjutnya adalah foto selfi pria bernama Oscar Otero. Ia sebenarnya hanya ingin terlihat keren dengan senjata api di tangannya. Nahas, saat asyik berselfie, pemicu tak sengaja tertekan jarinya dan ia pun akhirnya mati di tangannya sendiri.

  • in

    Buka Kaca Mobil saat Berhenti di Lampu Merah, Kedua Remaja Ini Alami Kesialan Tak Terduga!

    Kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.

    Selama ada niat dan kesempatan, pelaku kejahatan tak segan untuk melakukan aksinya.

    Karena itulah, selalu waspada setiap waktu agar kamu bisa meminimalisasi kejadian yang tak diinginkan.

    Lengah sedikit saja bisa menjadi kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk melancarkan tindakan asusilanya.

    Buktinya adalah kedua remaja yang mengendarai mobil berwarna kuning ini.

    Hanya karena membuka jendela mobil saat berhenti di lampu merah, seorang pencuri berhasil merampas HP milik salah seorang remaja.

    Padahal, saat pencurian terjadi, HP itu masih berada di tangan sang pemilik!

    Kisah ini dibagikan oleh akun Instagram @faraahe.

    Kemudian, peristiwa tersebut direpost oleh akun @gojek24jam.

    Dikisahkan ada dua orang remaja yang mengendarai mobil berwarna kuning sedang berhenti di lampu merah Bundaran Pondok Indah.

    Sembari menunggu lampu merah, salah satu remaja pun membuka jendelanya.

    Remaja itu pun mengeluarkan dan memainkan HPnya di dalam mobil.

    Di dekat mobil tersebut adalah dua orang pria yang mengendarai motor secara berboncengan.

    Tiba-tiba saja, salah seorang pria turun dari motor dan menghampiri dua remaja tadi.

    Tidak sampai 2 detik, pria tersebut langsung merebut HP yang saat itu sedang dibawa remaja tadi.

    Pemilik akun @faraahe yang saat itu sedang mengendarai mobil di belakang dua remaja tadi langsung syok.

    Sontak, dia menyalakan klakson pada kedua pencuri tersebut.

    Sayangnya, dia tidak mengingat plat nomor kendaraan pencuri tadi.

    Berikut ini cerita lengkapnya.

    “Omg sumpah demi apapun di dunia. 2 detik lalu mobil ini isinya anak muda 2 orang main hp dalam keadaan kaca mobil terbuka.

    Daaan ada mas mas nyamperin BENER BENER TURUN MOTOR LALU… dia ambil doongg hp penumpang kirinyaaa!!!

    OMG INI STRESS BGT BUAT SEMOBIL GUAA

    Superrrrr syok dan bingung. Sempet ngelkaksonin si maling.

    Jadi kayaknya si anak ini udah diincer soalnya si motornya bukan dari arah yg sama. Ada motor sohib si maling di sebelah gua tapi di sisi sebrang!!!

    Kejadian ini di lampu merah bunderan pondok indah.

    Men. Aseli ini seserem itu…

    Ada temennya si maling tuh sempet syok juga pas gue klason. Cuman nyesel bgt gak liat plat nomoernya. Yg jelas si orang ini turun make helm putih…

    Ini kayaknya emang spesialis jambret lampu merah sih. Soalnya dia udah expert bgt gitu!!

    Cepeeeeeeet buanget!!! Gilak ga nyampe 2 detik kejadiannya

    Ambil pelajaran ya geng…..

    Kalau lagi macet, ga penting2 amat, gausah buka kaca. Gausah MANCING perkara. Mobil selalu dikunci. Dan. Kalo lu apes di posisi gue yang penuh penyesalan ini, next kalo ada apa apa, plis. Apalin plat nomor si maling.

    Jaman sekarang, orang jahat BERLIMPAH!!”

    Sontak, postingan ini langsung banjir komentar warganet.

    Berikut ini beberapa tanggapan mereka.

    @jaayramojay “di lampu merah, buka jendela dan pegang hp, sasaran empug, gw aja tiap lamer selalu cek udh kekunci apa ngga pintu mobil”

    @ikabatarasakti “Aseli aku semalem ngalamin sendiri yg kaya gini, lagi nggu bis di pinggir jalan terus mau bales chat WA, udah diingetin temen buat ngga maen hape karena itu dipinggir jalan bgt. Tp nanggung mau bales chat. baru kelar temen gue ngomong “teteh jangan maenan hape” dan akupun belom kelar bales chat bener aja itu ada motor minggir mau jambret hape aku , untung ga dapet karna keburu ditepis hapenya sama temen aku. Hati2 aja kalo dipinggir jalan juga jangan maenan hape.”

    @bang_beben “Modus ini udah prnah saya liat di kolong tanah abang pas keadaan macet….”

    Tetap waspada saat berkendara di jalan raya ya guys. 

    Artikel Asli

  • in

    5 Seleb Ini Ditinggal Mantan Nikah Duluan di Tahun 2017, Duh..

    Menjalani hubungan percintaan, memang tak selalu mulus-mulus saja. Banyak aral melintang yang kerap menghampiri setiap pasangan yang menjalin hubungan asmara. Ada yang sukses melanjutkan ke jenjang selanjutnya yakni membina rumah tangga dengan pernikahan.

    Namun ada pula yang hubungan percintaannya ditakdirkan kandas. Tak terkecuali para selebriti Tanah Air ini, mereka pun kerap menjalani lika liku percintaan yang pelik. Bahkan, ada yang ditinggal mantannya menikah duluan.

    Penasaran siapa saja mereka?

    Berikut 5 seleb yang ditinggal mantan menikah duluan di tahun 2017, seperti dihimpunbrilio.net dari berbagai sumber, Sabtu (23/12).

    1. Nikita Willy.

    foto: Instagram/@nikitawillyofficial94

    Sebelum menjalin hubungan dengan Indra Priawan Djokosoetono, Nikita Willy pernah menjalin kasih dengan pengusaha asal Bali, Tutde. Namun baru-baru ini, pria bernama asli Putu Gede Suarsana ini memutuskan menikah setelah putus dengan Nikita. Pria tampan itu menikahi wanita bernama Sallyna tepat pada 23 Oktober 2017 lalu.

    2. Keenan Pearce.

    foto: Instagram/@keenanpearce

    Pernikahan Raisa Andriana dengan Hamish Daud pada 3 September 2017 lalu, ternyata mencuri perhatian netizen. Pasalnya, penyanyi berusia 27 tahun itu sebelumnya menjalin hubungan selama lima tahun dengan Keenan Pearce. Kakak dari aktris Pevita Pearce ini pun harusnya rela wanita yang sudah menemaninya selama bertahun-tahun itu dinikahi pria lain.

    3. Nadine Chandrawinata.

    foto: Instagram/@nadinelist

    Selain Keenan Pearce, Nadine Chandrawinata pun menjadi bahan perbincangan netizen saat pernikahan Raisa-Hamish tengah berlangsung. Hamish sebelumnya memang pernah menjalin hubungan dengan Nadine, namun hubungan mereka pun kandas.

    Tak lama, Hamish pun dikabarkan berpacaran dengan Raisa dan akhirnya menikah pada bulan September lalu. Nadine dan Hamish sama-sama dipertemukan dalam program televisi genre petualangan alam hingga akhirnya menjalin hubungan asmara.

    4. Radhini Aprilya.

    foto: Instagram/@radhini_

    Jauh sebelum berpacaran dengan Rinni Wulandari, Jevin pernah menjalin hubungan asmara dengan Radhini. Radhini merupakan seorang penyiar radio dan juga penyanyi. Sayang, hubungan Radhini dan Jevin pun harus kandas.

    Berkolaborasi dengan Rinni dalam grup Soundwave, membuat hubungan Jevin Julian semakin akrab dengan jebolan Indonesian Idol itu. Hingga akhirnya mereka pun melangsungkan pernikahan pada 7 Mei 2017 silam.

    5. Ali Syakieb.

    foto: Instagram/@alisyakieb

    Pria yang tengah berpacaran dengan Citra Kirana ini ternyata pernah menjalin hubungan asmara dengan Gya Sadiqah. Ya, Gya merupakan istri dari Tarra Budiman yang resmi menikah pada 22 April 2017 lalu.

    Pengakuan hubungan antara Ali dan Gya ini sempat dilontarkan oleh Raffi Ahmad yang merupakan sepupu dari Gya. Hingga kini tak ada yang tahu persis mengapa hubungan Ali dan Gya kandas.

    Artikel Asli

  • in

    Dua Remaja ini dikira sedang alami kecelakaan, Ternyata Kelakuan Keduanya di Pinggir Jurang Ini Bikin Ngelus Dada!

    Teknologi jaman sekarang bagaikan 2 sisi mata pisau,di samping memberikan hal positif, namun banyak pula dampak negatif yang ditimbulkan.

    Seperti gaya berpacaran anak zaman sekarang yang jauh dari norma kesopanan ,tak seperti zaman dhulu.

    Pacaran jaman now memang sudah tidak mengenal waktu dan tempat.

    Semak-semak terjal berbatu pun bisa disulap seolah menjadi tempat dengan suasana syahdu nan romantis.

    Tiga buah foto yang diunggah netizen di grup Facebook, Jumat (8/12) mendadak bikin geger. Betapa tidak, awalnya banyak yang menduga dua orang dalam foto tersebut merupakan korban kecelakaan lalu-lintas.

    Lanjut baca ke halaman selanjutnya…

  • in

    Kisah Sorang Kakek Yang Relakan Tubuhnya Terbakar Demi Lindungi Istrinya dari Amukan Api!

    Pagi yang nahas tidak pernah terbayang dalam pikiran nenek Fatimah (70).

    Ketika ia terbangun dari tidurnya, ia sempat mendengar suara kegaduhan seperti suara kucing yang sedang berkelahi.

    Alangkah kagetnya nenek 5 anak tersebut mendapati benda-benda berjatuhan dari langit-langit rumah yang sekaligus menjadi bengkel cat mobil.

    “Aku kaget dan coba langsung bangunin bapak,” ujar Fatimah.

    Fatimah (72), mengalami luka bakar pada musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Residen Abdul Rozak RT 28 Kec IT 2 Palembang, Jumat (8/12/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.
    Fatimah (72), mengalami luka bakar pada musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Residen Abdul Rozak RT 28 Kec IT 2 Palembang, Jumat (8/12/2017) sekitar pukul 04.00 WIB. (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

    Pasutri yang telah berumur tersebut mencoba keluar dari kepungan api yang sudah melahap hampir semua bangunan.

    Nenek Fatimah yang menderita asam urat tidak dapat bergerak secara leluasa.

    Ia harus digandeng oleh sang suami yang bernama Jamaludin Ali (72) untuk keluar dari ruangan yang telah dilalap jago merah.

    Jamaludin Ali (72), menjalani perawatan intensif di RSMH Palembang akibat mengalami luka bakar pada musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Residen Abdul Rozak RT 28 Kec IT 2 Palembang, Jumat (8/12/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.
    Jamaludin Ali (72), menjalani perawatan intensif di RSMH Palembang akibat mengalami luka bakar pada musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Residen Abdul Rozak RT 28 Kec IT 2 Palembang, Jumat (8/12/2017) sekitar pukul 04.00 WIB. (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

    Ketika akan keluar dari pintu nenek Fatimah sempat mendorong pintu yang berdekatan dengan motor di dalam rumah, namun api yang membesar menyambar tangannya.

    Sehingga ia mengalami luka di bagian tangan kanannya dan sebagian wajah.

    Menurut nenek Fatimah ketika diwawancarai di salah satu rumah anaknya yang berada di Margoyoso mengatakan bahwa Jamaludin menggunakan badannya untuk melindungi dirinya dari panas api.

    Korban Jamaludin menderita luka cukup parah di sekujur tubuh terutama pada bagian wajah, tangan dan pundak.

    Sejauh ini dari pantauan di rumah sakit, menurut anaknya Syarif (49) dokter akan melakukan operasi guna mengatasi luka bakar di tubuh Jamaludin.

    Informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com, api berasal dari gudang tempat menyimpan peralatan bengkel.

    Menurut Idil, pemilik bangunan, di sana tidak ada listrik bahkan tidak ada sumber api di area gudang tersebut.

    Kondisi rumah dan bengkel yang terbuat dari kayu tersebut mengakibatkan api cepat membesar dan menghanguskan hampir seluruh benda yang ada hanya dalam hitungan menit.

    Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian bergerak cepat menghubungi tim pemadam kebakaran PT Pusri guna meminta bantuan memadamkan api.

    Petugas pemadam kebakaran dapat memadamkan api sekitar kurang lima menit atau pukul 05.00 WIB.

    Kerugian materil sejauh ini diperkirakan sebesar Rp 300 juta rupiah.

Load More
Congratulations. You've reached the end of the internet.