• in

    Ikan Hiu ini Tewas Karena Kena sial, Coba lihat Cara ia Mati Gak Biasa banget!

    Sungguh sial hiu ini. Keinginannya untuk segera menyantap mengsanya justru berakhir naas. Ia justru mati tercekik akibat tidak mampu menelan ikan buntal durian lantaran setengah badannya tersangkut di rahang hiu.

    Bangkai keduanya ditemukan pada 21 April 2017 lalu di perairan tropis dekat Maladewa, sebuah negara kepulauan di Samudra Hindia. Bangkai itu kemudian sempat diamati oleh ahli biologi laut independen, Lauren Arthur.

    Arthur mengetahui terdamparnya hiu ini melalui seorang tukang kebun di resor Amilla Fushi di Maladewa yang melihat seekor hiu meronta-ronta di dekat pantai.

    Namun, saat Arthur tiba di sana, hiu itu sudah mati. Dia kemudian mengidentifikasi hiu itu sebagai hiu Lemon dan ikan yang masih berada di rahangnya adalah ikan buntal durian yang masuk dalam keluarga Diodontidae.

    Hiu Lemon (Negaprion acutidens) memang sering berkunjung ke laguna dangkal di Baa Atoll. Perairan itu juga merupakan rumah bagi populasi Diodontidae yang besar.

    Hiu Lemon bisa tumbuh hingga tiga meter dengan berat mencapai 250 kilogram. Namun, spesies yang ditemukan ini masih relatif muda karena berukuran kurang lebih satu meter.

    Sementara itu mangsanya, ikan buntal durian dikenal juga sebagai ikan balon karena tubuhnya yang bisa mengembang saat mereka merasa terancam.

    “Mungkin saat hiu mencoba menelan ikan buntal durian, duri-durinya justru mengembang dan membuat badan ikan tersangkut pada kerongkongan dan mulut hiu,” jelas Arthur seperti dikutip dari Live Science, Jumat (1/212/2017).

    Hiu sebenarnya juga memiliki kemampuan untuk memuntahkan kelebihan makanan yang dikonsumsi atau makanan yang tidak dapat dicerna. Hal ini seperti yang tertulis dalam jurnal Florida Scientist yang terbit 2011.

    Bahkan menurut penelitian yang diterbitkan pada tahun 2005 di Journal of the Marine Biological Association of the United Kingdom, dalam kasus yang ekstrim, hiu bisa mengeluarkan isi perut yang disebut sebagai eversi.

    Namun, kemampuan hiu untuk memuntahkan makanan itu sia-sia dalam kasus memangsa ikan landak ini. Sebab, badan ikan keburu mengembang sehingga memblokir aliran air melalui ruang insang hiu dan menyebabkan hiu mati tercekik.

    Dikarenakan, keterbatasan alat, Arthur tidak bisa menganalisis hiu yang mat Sumber: Kompas

  • in

    Mau ditilang polisi Ibu Ibu Ini Malah Teriak Teriak Jambret. Videonya Langsung Jadi Viral

    Jakarta – Video ibu-ibu menolak ditilang petugas ramai dibahas di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit itu, ibu tersebut bahkan sempat berteriak-teriak ‘jambret’.

    Dilihat detikcom pada Rabu (29/11/2017), video yang diunggah akun brimob.id itu telah dilihat sebanyak lebih dari 7.500 kali dan diberi lebih dari 250 komentar. Akun brimob.id memiliki follower lebih dari 200 ribu dan kerap mem-posting informasi terkait aktivitas kepolisian.

    Belum diketahui di mana video tersebut diambil. Hanya, terlihat lalu lintas di sekitarnya macet.

    Kejadian berawal saat petugas meminta si ibu memperlihatkan STNK dan SIM-nya. Bukannya langsung memberikan, si ibu malah meminta surat tugas petugas tersebut.

    “Kalau ada bagaimana? Saya tidak mau kasih unjuk (surat-surat),” ujarnya.

    Ibu dengan mobil bernomor polisi B-1938-KVC itu juga tak terima saat petugas hendak mengambil kunci mobilnya. Ia malah meneriaki petugas dengan ‘jambret’.

    “Ibu tadi minta surat tugas, surat tugas sudah kita kasih. Permasalahannya apa lagi, Bu? Saya minta SIM-STNK Ibu sekarang. Mohon maaf ya, Bu, kuncinya saya cabut,” ujar seorang pria.

    “Jangan! Jangan! Jambret… Eh, jambret…!” teriak ibu tersebut.

    “Eh, Ibu ngomong baik-baik. Saya minta baik-baik,” ujar petugas tersebut.

    Si ibu lalu mengatakan ingin menelepon pengacaranya. Petugas itu mempersilakan.

    Petugas sempat mengatakan pelat nomor ibu tersebut telah mati. Tertera memang pelat nomor tersebut habis masa berlakunya pada April 2017.

  • in

    Foto Selfie Cowok ini Jadi Viral! Ia Tak Sadar Ada yang Terbang di Belakangnya

    Natizen media sosial baru-baru ini sedang dihebohkan dengan sebuah foto seorang pria yang berfoto selfie namun di belakangnya ada penampakan aneh.

    Dalam foto itu terlihat jika si pria sepertinya sedang berlibur di sebuah tempat wisata berdaratan tinggi. Pria berfoto dengan mengacungkan dua jari dan menunjukan raut muka serius.

    Pria yang mengenakan jaket putih ini juga terlihat makin kekinian dengan kacamata gaya terbaru. Foto itu diunggah di akun Twitter @bagasustomtom atau Bagas pada 19/8/2017.

    Saat diamati, foto tersebut memperlihatkan keganjilan yakni terlihat wajah ibu-ibu atau emak-emak mengalami kepanikan.

    Ternyata, bayangan terbang tadi adalah sebuah ponsel milik ibu-ibu yang jatuh. Ponsel itu lepas dari tangannya dan terbang jatuh ke arah jurang.

    Foto ini kemudian ditulis penggunggah dengan caption,

    “Eh copot copot” tulis Bagas.

    hp jatuh via: inafeed.com

    Tidak diketahui kapan dan dimana foto ini diambil.

    Walaupun begitu foto ini mendapat perhatian dari netizen.

    Alih-alih prihatin, foto ini justru mengundang tawa netizen.

    @diahsaputriii: “wkwkwk mau ngakak tapi takut kualat :’)”

    @wswidy: “Maap dil w ngakak smpe nangis2”

    @sarahgushel: “yailah bu……….”

    @rivaigreenboy: “Eh anu.. eh anu…”

    Sejak diunggah foto ini telah diretweets sebanyak 2.584 kali dan mengumpulkan 578 like.

    Nah loe guys, hati-hati jika ingin berselfie di tempat ketinggian jangan sampai ponsel kamu masuk jurang juga guys.

  • in

    Berjuang Jadi Kuli Demi “Calon Istri” Kuliah. Pria Ini Ditinggal Nikah Dengan Pria Kaya, Tak Disangka 3 Tahun Kemudian..

    Sungguh sedih apa yang menimpa pria ini. Ia sudah berkorban jiwa dan raga demi pacarnya, malah balasan ini yang ia terima.

    Meskipun ketika kekasihnya berkhianat, balasan telak ini tak terduga terjadi.

    Begini kisahnya:

    Namanya Chen Hong, ketua kelas saya. Dia cantik, prestasi di sekolah sangat bagus.

    Nada bicaranya halus dan lembut. Di dalam kelas kami duduk semeja.

    Karena kegigihanku mengejarnya, akhirnya dia bersedia menjadi pacarku.

    Setelah mengawali cinta yang naif, Chen Hong dengan tegas mengatakan kepadaku agar jangan sepanjang hari mencarinya, karena masih harus belajar.

    Kita perlu saling mendukung dan membangkitkan semangat masing-masing, berusaha lulus dengan sebaik mungkin dan bisa diterima di universitas bergengsi.

    Berbekal dengan tekad yang sama, kami pun berhasil melewatinya dengan hasil ujian yang manis.

    Sayangnya, saya hanya diterima di akademi, sedangkan Chen Hong bisa masuk di universitas bergengsi.

    Tapi kondisi ekonomi keluarganya tidak terlalu bagus, ditambah lagi dengan orangtuanya yang lebih mengutamakan anak laki-laki daripada perempuan.

    Orangtuanya tidak bersedia membiayai kuliahnya, menyuruhnya tidak usah kuliah, langsung cari kerja saja.

    Melihatnya selalu murung sepanjang hari, aku pun bilang kepadanya.

    “Kamu kuliah saja, kan masih ada aku, aku juga tidak mau melanjutkan di akademi, jadi, aku akan cari kerja dan membiayai kuliahmu.”

     

    Awalnya dia menolak, karena aku tetap bersikeras menyuruhnya kuliah, akhirnya ia pun kuliah di universitas bergengsi itu.

    Sementara aku pun mengawali karier hidupku dengan bekerja di sebuah pabrik.

    Demi membiayai kuliahnya, setiap bulan aku menyisakan uang untuk biaya hidupku sehari-hari, selebihnya aku serahkan kepadanya.

     

    Singkat cerita, setelah empat tahun kemudian, pacarku pun menyelesaikan kuliahnya.

    Selama empat tahun itu, karena ingin berhemat.

    Aku pun jarang menemuinya. Kami bertemu pada saat hari raya nasional, sehari-hari kami hanya mengadakan kontak via telepon.

    Tak lama setelah lulus dia akhirnya mendapat pekerjaan.

    Suatu hari, aku ingin memberinya sebuah kejutan, lalu aku pun menunggunya di depan gerbang kantornya, dan saat akan meneleponnya.

    Aku melihatnya berjalan keluar bersama denga rekan kerjanya, dan dia tampak terkejut ketika melihatku.

    Melihat itu, rekan sekantornya bertanya siapa pria itu, “Oh, dia kakak sepupu saya di kampung,” katanya merespon pertanyaan rekannya.

    Dadaku serasa sesak mendengar perpakataan itu, namun, dia mencoba menjelaskan kepada saya bahwa aturan perusahaan melarang karyawannya pacaran.

    Semuanya akan normal kembali setelah nanti dia naik jabatan. Dan aku percaya saja dengan penjelasannya

    Tak lama kemudian, aku bilang mau menikah, tapi dia meyakinkanku dengan alasan kariernya baru menanjak.

    Kami memang pacaran jarak jauh, terpisah antar dua daerah.

    Sampai suatu hari, ketika kita bertemu dia bilang bosan dengan pacaran jarak jauh, dan bilang akan menikah dengan seseorang.

    Bukan main gembiranya aku mendengarnya, aku pikir akhirnya dia bersedia juga menikah denganku.

    Tapi tak disangka, dia bilang sudah tidak mencintaiku lagi, dia ingin menikah dengan pria lain. Sesaat aku terhenyak dan nyaris tak percaya mendengar apa yang dikatakan, namun, tanpa menoleh lagi dia pun pergi meninggalkan aku.

    Temanku bilang, ada seorang pria tampan mengendarai mobil mewah sambil membawa kado bertandang ke rumahnya untuk tunangan.

    Aku tidak rela, dan ke rumahnya, orangtuanya hanya tahu ada seseorang yang baik hati yang selalu membantunya, tapi tidak pernah tahu sosok orang baik hati ini adalah aku.

    Lalu dengan tenang aku bilang aku adalah teman sekolahnya. Ingin sekali menghadiri pernikahannya, mengucapkan selamat berbahagia dalam resepsi pernikahannya nanti, karena alasan sebagai teman sekolah inilah, aku pun mendapatkan waktu dan tempat pernikahannya.

    Pada hari pernikahannya, aku melihatnya turun dari mobil pernikahan, ditanganku aku membawa sebuah buku catatan tentang biaya yang kukeluarkan selama bertahun-tahun untuk membiayai kuliah dan hidupnya sehari-hari ketika itu, dan sekarang aku ingin menagihnya.

    Dia tampak panik dan bingung sekaligus malu setelah melihatku, melihat suasana itu, mempelai pria pun bertanya kepadanya, tapi dia hanya diam membisu.

    Kemudian, ayahnya si mempelai pria menarikku menjauh dari sana.

    Lalu memberikan uang kepadaku dan menyuruhku segera pergi, atau dia akan mengambil tindakan kalau aku tak mau pergi.

    Aku pun pergi setelah menerima uang itu, meski pun sakit hati ini, tapi aku sadar semua itu sudah berlalu, dan aku merasa tidak pantas bersedih hati hanya untuk wanita seperti itu.

    Hingga akhirnya dengan uang itu aku buat modal usaha.

    5 Tahun kemudian usahaku berhasil begitu pesat dan kini aku membuat beberapa usaha di kota.

    Hidupku berubah 180 derajat, akupun melanjutkan kuliah dan aku bersyukur aku menemukan wanita yang begitu cantik dan menerima ku.

    Suatu hari saat menuju kantor aku melihat seorang wanita yang kukenali, aku minta sopir untuk berhenti karena aku melihat Chen mantan ku dulu.

    Ia berjalan seperti kebingungan, menjinjing tas seperti menunggu angkutan umum.  Memberanikan diri aku mendatanginya dan bertanya ada apa. Ia langsung pangling melihat perubahannku.

    Dia menangis dan menceritakan jika hidupnya tak bahagia, karena suaminya pemarah dan kini ia pergi karena dicerai.

    Melihat itu aku kasihan dan mengantarrnya kedesa tempat kedua orang tuanya. Dia sempat meminta maaf dan mengaku menyesal, tapi sayang sekarang aku sudah ada wanita lain yang begitu baik padaku.

    Orang yang dapat bekerja keras akan menjadi Seseorang yang luar biasa di kemudian hari.

    Menipu orang adalah sebuah bencana, mengampuni orang adalah sebuah kebahagiaan.

    Kebaikan maupun kejahatan,jika waktunya tiba pasti ada balasan Karmanya.

    Perjalanan yang jauh dapat membuktikan Kekuatan seekor Kuda, Waktu akan dapat membuktikan hati seseorang.

    Kebaikan tidak boleh dihilangkan, Kejahatan tidak boleh dikembangkan. (tribun)

  • in

    Cewek Pencuci Piring ini Jadi Viral Gara gara wajahnya Terlalu Cantik. Mau Liat?

    Jika ingin terkenal dan fotomu viral mungkin sekarang lebih gampang, apalagi jika kamu punya wajah cantik dan sedang melakukan hal-hal yang sekiranya tidak akan dilakukan wanita cantik. Seperti foto gadis berikut ini yang juga viral karena melakukan satu kegiatan, cuci piring.

    Gadis yang diketahui berasal dari Vietnam ini berfoto sedang mencuci piring dan peralatan makan kotor di restoran milik orangtuanya. Foto ini langsung viral dan dipuji banyak netizen karena wajahnya yang imut dan sikapnya yang baik, mau membantu orangtua.

    Foto itu pertama kali diunggah oleh ibunya di social media. Menurut website Vietnam, BaoMoi, gadis itu bernama Nguyen Thi Hai Yen. Gadis 24 tahun itu kini sedang menempuh pendidikan di Ho Chi Minh City University of Technology.

    copyright by nextshark.com

    Gadis berparas cantik itu diketahui sudah membantu orangtuanya berjualan di rumah makan sejak usianya 14 tahun. Selain disibukkan dengan mencuci piring, sesekali ia juga membantu di dapur dan ikut menyebarkan selebaran rumah makannya di jalan.

    copyright by nextshark.com

    Gadis ini diketahui ikut bekerja di restoran keluarganya agar bisa meringankan beban orangtua. Banyak yang memuji apa yang dilakukan Nguyen, sampai ada satu orang berkomentar…

    “Aku sudah lama mencuci baju, mencuci piring dan merawat kedua adik-adikku selama lebih dari 10 tahun, dan sekarang aku sedang bekerja di agen travel ayahku, MENGAPA AKU TIDAK VIRAL JUGA?”

     

    Well, yah…mungkin tidak semua perbuatan baik perlu diumbar dan disebar luaskan ya ladies? Mungkin kebaikan-kebaikan itu tidak perlu pujian, tidak juga perlu diketahui orang, jika kamu tulus melakukannya sih.

  • in

    5 Fakta Menarik Jemput Paksa Setya Novanto: Mulai Fahri Hamzah Sebut Gila Sampai Beda Jokowi-JK

    Drama jemput paksa Ketua DPR Setya Novanto sampai 5 jam di kediamannya pada Rabu (15/11/2017) malam hingga Kamis dini hari benar-benar menyedot perhatian masyarakat.

    Sederet TV swasta menayangkan langsung drama penjemputan.

    Jajaran petinggi KPK bersiaga penuh di markasnya.

    Di Twitter heboh ribuan orang terus memantau perkembangan detik demi detik hasil penjemputan paksa sang Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

    Berikut TribunStyle.com himpun 5 fakta paling menarik drama penjemputan Setnov yang dihimpun dari berbagai sumber:

    Belum Berhasil Tangkap Setnov, Tapi Bisa Amankan Dokumen Penting

    Hingga drama 5 jam penjemputan Setya Novanto, yang bersangkutan tiada di rumah.

    Tapi dokumen-dokumen penting berhasil disita KPK.

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) akhirnya keluar dari rumah Ketua DPR Setya Novanto sekitar pukul 02.43 WIB.

    Mereka keluar setelah lima jam berada di kediaman Novanto di Jalan Wijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kesepuluh penyidik keluar dengan membawa tiga tas jinjing, satu koper biru, satu koper hitam, dan satu alat elektronik yang belum diketahui fungsinya.

    Saat ditanya mengenai aktivitas di dalam, mereka semua enggan menjawab dan terus berjalan menuju mobil masing-masing. Mereka pun enggan menanggapi saat ditanya wartawan ihwal barang yang dibawa di dalam tas dan koper.

    Mereka meninggalkan kediaman Novanto dengan menggunakan sepuluh mobil Toyota Innova.

    Rabu malam (15/11/2017), KPK menyambangi rumah Ketua DPR Setya Novanto, mereka tiba di kediaman Novanto pukul 21.40 WIB.

    Petugas polisi tampak berjaga-jaga di depan pintu masuk rumah Novanto di Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Seharusnya hari ini, Rabu (15/11), Novanto diperiksa di KPK namun tidak datang. Dia memilih berada di gedung DPR untuk mengikuti rapat Paripurna.

    Seperti diketahui, KPK menetapkan kembali Novanto sebagai tersangka pada Jumat (10/11/2017).

    Novanto sebelumnya lolos dari status tersangka dalam penetapan sebelumnya setelah memenangi gugatan praperadilan terhadap KPK.

    Dalam kasus ini, Novanto bersama sejumlah pihak diduga menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau korporasi.

    Adapun sejumlah pihak itu antara lain Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo, pengusaha Andi Agustinus atau Andi Narogong, dan dua mantan Pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto.

    Novanto juga diduga menyalahgunakan kewenangan dan jabatan saat menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar. Akibat perbuatannya bersama sejumlah pihak tersebut negara diduga dirugikan Rp 2,3 triliun pada proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut.

    Awalnya Tidak Dibolehkan Masuk Setnov 

    Petugas KPK memasuki kediaman Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (16/11/2017). Sejumlah penyidik KPK mendatangi kediaman Setya Novanto setelah dirinya mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka kasus KTP Elektronik.  (Tribunnews.com/ Irwan Rismawan)
    Petugas KPK memasuki kediaman Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (16/11/2017). Sejumlah penyidik KPK mendatangi kediaman Setya Novanto setelah dirinya mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka kasus KTP Elektronik. (Tribunnews.com/ Irwan Rismawan) ()

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) akhirnya mendatangi kediaman Ketua DPR Setya Novanto, di Jalan Wijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/11/2017) malam.

    Mereka tiba pukul 21.40 WIB. Ketika tiba di kediaman Novanto, para penyidik KPK tak langsung diizinkan masuk.

    Para penyidik KPK menunggu di depan kediaman Novanto untuk menunggu Novanto maupun kuasa hukumnya.

    Pukul 21.55 WIB, kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi, keluar dari rumah kliennya dan menuju mobilnya.

    Ia terlihat mengambil dokumen, kemudian masuk kembali ke rumah Novanto. Namun, Fredrich enggan menjawab saat ditanya dokumen apa yang dibawanya.

    Pada hari ini, KPK melakukan pemanggilan pertama Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP.

    Namun, yang bersangkutan tak dapat memenuhi panggilan KPK dengan sejumlah alasan, salah satunya tengah mengajukan uji materi UU KPK.

    Sebelumnya, Novanto telah tiga kali mangkir dari pemanggilan KPK sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo.

    Sejauh ini, belum ada keterangan dari KPK soal tujuan kedatangan penyidiknya ke kediaman Ketua Umum Partai Golkar itu.

    Trending Tagar “TangkapNovanto” di Twitter

    Poster Setya Novanto
    Poster Setya Novanto ()

    Tanda pagar atau tagar “TangkapNovanto” menjadi trending topic pada media sosial Twitter, Kamis (15/11/2017) malam.

    Hingga Pukul 23.42 WIB, tagar tersebut masih berada pada posisi teratas.

    Hal ini menyusul sejumlah Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang pada Kamis malam mendatangi kediaman Setya Novantodi Jalan Wijaya XIII.

    Adapun Ketua DPR RI itu saat ini berstatus tersangka pada kasus korupsi proyek e-KTP.

    Beberapa warganet meminta agar KPK bisa segera menangkap Novanto.

    “Semoga #TangkapNovanto benar-benar terjadi dan kemudian segera tercipta proses hukum yang seadil-adilnya. Jika benar, ini satu pertanda bahwa KPK BERANI MEWUJUDKAN KEADILAN!” tulis pemilik akun @jolayjali.

    “Papa dimana kau berada? Ku harap menyerahlah!!” tulis pemilik akun @zidnyfahmy_90.

    Warganet lainnya mengungkapkan antusiasmenya menyaksikan siaran langsung peristiwa tersebut di televisi atau lewat media lainnya.

    “Tadinya mau tidur eh baca berita SN dijemput paksa setelah beberapa kali mangkir, jadi melek deh depan TV,” kata pemilik akun @salendra18.

    Seperti diberitakan, penyidik KPK mendatangi kediaman Novanto di kawasan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Pada hari Rabu, KPK melakukan pemanggilan pertama Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP.

    Namun, yang bersangkutan tak dapat memenuhi panggilan KPK dengan sejumlah alasan, salah satunya tengah mengajukan uji materi UU KPK.

    Sebelumnya, Novanto telah tiga kali mangkir dari pemanggilan KPK sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo.

    Komisi Pemberantasan Korupsi pun mengimbau Ketua DPR RI Setya Novanto untuk menyerahkan diri.

    “Secara persuasif kami himbau SN dapat menyerahkan diri,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Rabu (15/11/2017).

    Rabu Malam tim KPK mendatangi kediaman Novanto di jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Febri mengatakan, tim mendatangi kediaman Novanto karena yang bersangkutan beberapa kali tidak menghadiri pemeriksaan KPK.

    “KPK mendatangi rumah SN karena sejumlah panggilan sudah dilakukan sebelumnya namun yang bersangkutan tidak menghadiri,” ujar Febri.

    Ketua Umum Partai Golkar itu kembali mengutarakan berbagai alasan ketidakhadiran di KPK melalui surat.

    Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik kali ini menerima surat keterangan ketidakhadiran yang dikirimkan pengacara Setya Novanto.

    “Surat dari pengacara,” ujar Febri saat dikonfirmasi.

    Dalam surat tersebut, pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, mengatakan, ketidakhadiran kliennya lantaran pihaknya sedang mengajukan uji materi di Mahkamah Konstitusi terhadap Undang-Undang KPK.

    Novanto sebelumnya juga tak menghadiri panggilan pemeriksaan sebagai saksi di Gedung KPK.

    Namun, sebelumnya ‘surat sakti’ ketidakhadiran dibuat melalui Sekretariat Jenderal DPR.

    Dalam surat yang menjadi senjata Novanto menghindari penyidikKPK, dia beralasan bahwa KPK harus mengantongi izin dari Presiden Joko Widodo untuk dapat memeriksa dirinya.

    Alasan serupa juga digunakan Novanto pada pemanggilan sebelumnya.

    Novanto dalam suratnya ke KPK menggunakan aturan mengenai Pasal 20A Huruf (3) UUD 1945 sebagai alasan mangkir.

    Pasal itu mengatur hak imunitas anggota DPR.

    Selain itu, Novanto juga beralasan dengan menggunakan Pasal 80 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 mengenai Hak Anggota Dewan Huruf (h) terkait imunitas. Pasal itu dijadikan alasan mangkir dari panggilan.

    Pada September 2017, Novanto juga dipanggil menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung KPK.

    Namun, pada pagi hari, istri Novanto mengirimkan surat berisi keterangan bahwa Ketua Umum Partai Golkar itu sedang sakit dan tidak dapat menghadiri panggilan penyidik KPK.

    Pada hari yang sama dengan jadwal pemeriksaan, Novanto menjalani perawatan di rumah sakit.

    Ia bahkan menjalani operasi di Rumah Sakit Premier Jatinegara.

    Novanto sebelumnya lolos dari status tersangka dalam penetapan sebelumnya, setelah memenangi gugatan praperadilan terhadap KPK.

    Dalam kasus ini, Novanto bersama sejumlah pihak diduga menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau korporasi.

    Adapun sejumlah pihak itu antara lain Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo, pengusaha Andi Agustinus atau Andi Narogong, dua mantan Pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto.

    Novanto juga diduga menyalahgunakan kewenangan dan jabatan saat menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar.

    Diduga akibat perbuatannya bersama sejumlah pihak tersebut, negara dirugikan Rp 2,3 triliun pada proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut.

    Pasal yang disangkakan terhadap Novanto yakni Pasal 2 ayat 1 Subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Fahri Hamzah Tak Percaya Jemput Paksa dan Sebut Gila 

    Fahri Hamzah
    Fahri Hamzah ()

    Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah terkejut dengan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi yang diduga berupaya menjemput paksa Ketua DPR Setya Novanto.

    “Kalau ada yang berani jemput paksa Setya Novanto, itu pasti perintah datang dari orang kuat di negara ini, sehingga aparat kepolisian khususnya, mau saja ikut-ikutan merusak lembaga negara,” kata Fahri, Rabu (15/11/2017).

    Fahri mengaku sudah mendengar rumor terkait upaya penjemputan paksa Setya Novanto yang dilakukan malam ini. Namun, ia sempat tidak percaya dengan rumor tersebut.

    “Saya tidak percaya bahwa kita semua sudah gila,” kata Fahri.

    Menurut Fahri, keterlibatan KPK dalam gerakan politik menarget Setya novanto akan menghancurkan seluruh bangunan negara hukum di Indonesia.

    “Presiden Jokowi harus bertanggung jawab apabila hal itu terjadi,” kata dia.

    Setya Novanto sebelumnya sudah 3 kali mangkir dari panggilan KPK sebagai saksi kasus E-KTP. Lalu pada Rabu hari ini, Novanto yang diperiksa sebagai tersangka juga mangkir.

    Akhirnya pada Rabu malam ini, sejumlah penyidik KPK mendatangi rumah Ketua DPR itu.

    Selain itu, berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah petugas kepolisian juga terlihat berjaga. Bahkan, ada aparat kepolisian yang membawa senapan laras panjang yang berjaga.

    Lebih Tegas JK DIbanding Jokowi Terkait Setnov

    Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla  (Tribunnews.com/ Dany Permana)
    Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Tribunnews.com/ Dany Permana) ()

    Aktivis Indonesia Corruption Watch Adnan Topan Husodo menilai Presiden Joko Widodo belum menunjukkan ketegasan dalam agenda pemberantasan korupsi, khususnya terkait kasus korupsi e-KTP yang menjerat Ketua DPR Setya Novanto. Bahkan ketegasan Jokowi dinilai kalah dari Wakil Presiden Jusuf Kalla.

    “Yang sebenarnya lebih tegas itu kan Pak JK dalam kasus (Setya Novanto) ini,” kata Adnan di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

    Adnan mengatakan, sejak awal Novanto sudah jelas-jelas menjadikan Jokowi sebagai tameng dalam menghadapi kasus E-KTP ini. Misalnya, Novanto menolak diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi sebelum lembaga antirasuah itu mengantongi izin Presiden.

    Namun, Adnan menyesalkan pernyataan Jokowi yang tidak tegas menyikapi manuver Novanto ini.

    Jokowi justru hanya menyerahkan segala proses hukum tersebut kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Harusnya, lanjut Adnan, Jokowi bisa menyatakan dengan tegas bahwa KPK bisa atau tidak mengantongi izin Presiden untuk memeriksa anggota DPR. Presiden juga bisa meminta pandangan pakar hukum terlebih dahulu untuk menguji argumen Setya Novanto.

    “Kalau ahli hukum mengatakan (argumen Novanto) tidak tepat, ya Presiden mengatakan ‘tidak perlu izin. Oleh karena itu, jangan jadikan saya sebagai bemper’ sehingga tidak kemudian dimanfaatkan,” ucap Adnan.

    Adnan menilai, Wapres Jusuf Kalla justru mengeluarkan pernyataan yang lebih tegas mengenai manuver Novanto ini. Kalla sejak awal menegaskan bahwa KPK tidak perlu mengantongi izin presiden untuk memeriksa anggota DPR.

    “Jauh-jauh hari Pak JK bilang tidak harus ada izin dari Presiden dan alasannya saya kira sudah tepat,” kata Adnan.

    Adnan pun menilai, sikap Presiden yang tidak tegas ini karena pertimbangan faktor politik, yakni terkait posisi Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Partai Golkar adalah bagian dari koalisi pemerintah saat ini dan sudah menyatakan dukungan ke Jokowi untuk pemilu 2019.

    Jokowi sebelumnya merespons alasan Novanto yang menolak memenuhi panggilan pemeriksaan di KPK karena tak ada izin Presiden. Jokowi menyerahkan segala proses hukum tersebut kepada tata acara yang berlaku.

    “Buka undang-undangnya semua. Buka undang-undangnya. Aturan mainnya seperti apa, disitulah diikuti,” ujar Jokowi sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi Istana, Rabu (15/11/2017).

    Pasal 245 Ayat 1 Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) yang sudah diuji materi Mahkamah Konstitusi memang mensyaratkan pemeriksaan anggota DPR harus seizin presiden.

    Namun, Pasal 245 Ayat 3 menyatakan bahwa ketentuan Ayat 1 tidak berlaku apabila anggota DPR melakukan tindak pidana khusus, termasuk korupsi.

    Pakar hukum tata negara Mahfud MD mengatakan, berdasarkan aturan tersebut, artinya penyidik KPK tidak perlu meminta izin Presiden terlebih dahulu jika ingin memeriksa Novanto.( Tribunnews.com) 

  • in

    Suami Mengidap Penyakit Langka, Wanita Ini Diminta Ceraikan Saja, tapi Pilihannya Lebih Tak Terduga!

    Setiap orang pasti ingin memiliki hidup yang bahagia, termasuk pasangan suami-istri.

    Setiap pasangan berharap pernikahan mereka berisi kebahagiaan.

    Meskipun begitu, masalah kerap datang tanpa diduga.

    Hal tersebut juga dialami oleh pasangan suami-istri yang belakangan jadi sorotan media ini.

    Wanita bernama Nurr Hidayah Hassan (29) memiliki seorang suami bernama Hamdan Hashim.

    Pasangan ini sudah menikah selama 3 tahun.

    Keduanya telah mengalami masa-masa sulit dalam pernikahannya.

    Kejadian ini berawal pada 2017, saat Hamdan bekerja di sebuah perusahaan pakaian di Malacca, Malaysia.

    Hidayah pun menceritakan perjalanan menyakitkan yang telah dihadapi suaminya.

    Ketika awal Hamdan bekerja di perusahaan tersebut, matanya merasa sakit.

    Akhirnya, Hamdan pun pergi periksa ke klinik untuk mendapat pengobatan.

    Sang dokter memberinya beberapa obat mata untuk menghilangkan rasa sakit.

    Bukannya sembuh, pengobatannya ini justru jadi awal penderitaannya.

    Kurang dari 24 jam setelah mengkonsumsi obat tersebut, mulut dan mata Hamdan membengkak.

    “Aku membawanya ke rumah sakit Melaka untuk diperiksa,” ungkap Hidayah.

    Para dokter awalnya mendiagnosa Hamdan mengalami cacar air.

    Kondisi Hamdan Hashim
    Kondisi Hamdan Hashim (Facebook/Nurr Hidayah Hassan)

    Akhirnya, mereka pun memberi Hamdan antibiotik.

    Sayangnya, langkah tersebut membuat kondisi Hamdan semakin buruk.

    Kulitnya mulai melepuh dan seperti berdarah-darah.

    “Dia dirawat di ICU selama sebulan.

    Melihat kondisinya seperti itu membuatku sedih.

    Tapi, sebagai istri aku harus kuat,” jelas Hidayah.

    Pasangan ini tinggal di rumah nenek Hidayah di Kampun Morten.

    Hidayah bekerja paruh waktu secara online untuk mendapatkan penghasilan.

    Para dokter mengatakan bahwa Hamdan tidak bisa melihat lagi karena matanya sudah terkena dampak.

    Mata kanannya tidak bisa diselamatkan karena ada lapisan membran yang tumbuh dan menghalangi penglihatannya.

    “Dia hanya bisa mendengar,” ungkap sang istri.

    Kondisi Hamdan Hashim
    Kondisi Hamdan Hashim (Facebook/Nurr Hidayah Hassan)

    Pada akhirnya, dokter pun menemukan penyakit yang diidap Hamdan.

    Ternyata, pria tersebut mengidap kelainan aneh yang disebut Johnseon Steven Syndrome.

    Kelainan kulit ini biasanya terjadi akibat reaksi terhadap obat atau infeksi.

    Kondisi ini biasanya diawali dengan gejala yang mirip flu.

    Tapi, kemudian diikuti luka melepuh kemerahan yang menyebar ke seluruh badan.

    Meskipun begitu, cobaan yang pasangan ini hadapi ternyata belum seberapa.

    Mereka kerap merenima komentar pedas dari orang-orang di sekitarnya.

    Saat Hidayah mengunggah foto Hamdan ke Facebook, banyak netizen yang memberi komentar kasar.

    Mereka berkomentar tentang kondisi dan penampilan Hamdan.

    Tak hanya itu, mereka bahkan menyarankan Hidayah untuk meninggalkan Hamdan dan menikahi pria lain.

    Meski begitu, Hidayah punya pilihan lain.

    Ia memilih tetap berada di sisi suaminya.

    Hidayah setia merawat Hamdan
    Hidayah setia merawat Hamdan (Facebook/Nurr Hidayah Hassan)

    “Ada orang yang memintaku untuk menceraikannya dan semacam itu.

    Aku mencintai suamiku dan aku akan merawatnya sepanjang sisa hidupku.

    Aku aku bersamanya dalam suka dan duka,” ungkap Hidayah.

    Wanita ini juga akan melakukan yang terbaik untuk menyembuhkan sang suami.

    Untungnya, kondisi Hamdan kini sudah mulai membaik.

    Ia kini sudah bisa pulang dan dirawat di rumah.

    Kondisi Hamdan Hashim sudah membaik
    Kondisi Hamdan Hashim sudah membaik (Facebook/Nurr Hidayah Hassan)
    Kondisi Hamdan Hashim sudah membaik
    Kondisi Hamdan Hashim sudah membaik (Facebook/Nurr Hidayah Hassan)
    Kondisi Hamdan Hashim sudah membaik
    Kondisi Hamdan Hashim sudah membaik (Facebook/Nurr Hidayah Hassan)

    Tak sampai di situ, banyak orang yang menawarkan bantuan dan membantu menghubungi beberapa badan amal.

    Kisah pasangan ini jadi viral dan dianggap sangat menginspirasi.

    Hubungan mereka dianggap sebagai kisah cinta yang nyata.

    Semoga kondisi Hamdan semakin baik dan segera pulih, ya. (TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti)

  • in

    Cewek ini Pacaran di Facebook, Foto Cowoknya di FB Sangat Tampan Saat Ketemuan Malah Bikin ‘Pingsan’

    Berkenalan hingga menjalin hubungan dengan seseorang di media sosial memang tidak ada salahnya. Namun pastikan, bahwa kamu sudah bertemu dengan orang tersebut. Karena terkadang, banyak pengguna yang justru memalsukan identitas maupun foto dirinya.

    Seperti lelaki yang mengaku-ngaku bernama Rian ini. Dengan memasang foto laki-laki berwajah tampan, dia pun berhasil memikat hati Anah Syakila, warga asal Kampung Lebuh RT 7, RW 001, Sangiangjaya Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak Banten.

    “Awalnya kenalan lewat Facebook, kemudian hubungan melalui WA (WhatsApp),” cerita Anah.

    Semenjak itu, komunikasi antara mereka terus terjalin. Namun karena jarak mereka jauh, karena Rian tinggal di Tuluangung, mereka pun tidak bisa bertemu meski telah berpacaran selama satu tahun.

    Hingga akhirnya, waktu yang ditunggu-tunggu telah tiba.

    Aneh berniat menemui kekasihnya itu di Tulungagung lantaran sang kekasih mengaku sakit dan ingin dirawat Anah.

    “Awalnya dia terus menyuruh saya datang ke Tulungagung, tapi saya tolak. Saya maunya dia yang jemput saya. Tapi karena dia mengaku sakit saya akhirnya berangkat,” ungkap Anah.

    Anah berangkat, setelah Rian berjanji mengganti ongkos transportasi dan akan mengantarnya pulang, sebagaimana dilansir Surya.co.id.

    Anah pun akhirnya tiba di Tulungagung dengan menggunakan kereta api.

    Sesampainya di sana, Rian memberi arahan agar naik ojek ke Perempatan Cuiri, di Kecamatan Kauman dan berjanji akan menjemput Anah di lokasi tersebut.

    Begitu Rian datang, hati Anah yang awalnya berbunga-bunga pun langsung terkoyak.

    Betapa tidak, sosok tampan Rian yang selalu ia lihat di ponselnya ternyata tidak sesuai dengan faktanya.

    via: tribunnews.com

    Anah yang merasa ditipu lantas melapor ke Mapolsek Pagerwojo.

    Setelah dilacak melalui akun Facebook, polisi akhirnya berhasil menemukan sosok di balik nama Rian.

    Adalah Xiply Diggter alias Sugeng, warga Desa Segawe, Kecamatan Pagerwojo.

    “Kalau dibanding fotonya Rian, wajahnya sangat jauh. Jauhlah dari kesan ganteng,” kata petugas Polsek Pagerwojo, Bripka Dani Aristanto.

    Sugeng telah dipanggil ke Mapolsek Pagerwojo, namun ia tidak dijerat hukuman hanya diminta untuk mengganti uang tiket Anah.

    Namun jika Sugeng mengulangi perbuatannya, polisi akan mengambil tindakan hukum. (palingseru)